SUMBAWA, 17 Juni 2026 – Sebagai langkah strategis percepatan digitalisasi penanggulangan bencana, BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama BPBD Kabupaten Sumbawa resmi menggelar Sosialisasi Sistem Informasi Kebencanaan SIK Siaga NTB bertempat di Aula H. Madilaoe ADT lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa.
SIK Siaga NTB merupakan platform digital terintegrasi yang menyajikan data kebencanaan secara real-time, memetakan potensi risiko banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan lahan yang menjadi kerentanan utama wilayah Sumbawa, serta memfasilitasi pelaporan cepat kejadian bencana dari lapangan untuk memangkas birokrasi saat situasi darurat.
Kegiatan ini diikuti aparatur pemerintah kecamatan dan desa, Forum Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas Destana, organisasi masyarakat, hingga jajaran OPD terkait di lingkungan Pemkab Sumbawa, dengan metode interaktif berupa simulasi dan praktik langsung pengoperasian sistem mulai dari input data kejadian, membaca analisis peta risiko, hingga pemanfaatan fitur peringatan dini.
Sesi diskusi juga dibuka khusus untuk memetakan tantangan teknis seperti penanganan wilayah blank spot agar respons kebencanaan tetap efektif.
Melalui integrasi teknologi dan penguatan kapasitas SDM di tingkat tapak, Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmen mewujudkan daerah tangguh bencana dan tata kelola pemerintahan berbasis Smart Governance.
(Bid. PPA)
Berita