Sumbawa, 30 Mei 2026 — Dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, SD Negeri 7 Sumbawa menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti Kekerasan dan Bullying yang diikuti oleh peserta didik, guru, serta orang tua/wali murid pada Sabtu (30/05/2026).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa serta perwakilan Densus 88 AT Polri. Sosialisasi dilaksanakan sebagai bentuk edukasi dan penguatan pemahaman mengenai perlindungan anak, pencegahan kekerasan, perundungan (bullying), serta penguatan karakter positif di lingkungan sekolah.
Dalam pemaparannya, Bidang PPA DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa menyampaikan pentingnya peran seluruh unsur sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak. Peserta diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak, dampak bullying, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Selain itu, peserta juga diajak untuk membangun karakter positif melalui sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama sebagai bagian dari upaya menciptakan sekolah yang inklusif dan ramah anak.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Densus 88 AT Polri memberikan edukasi mengenai pencegahan penyebaran paham radikal di kalangan anak dan remaja. Peserta dihimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan internet dan media sosial, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi, ajakan, maupun komunitas daring yang tidak jelas identitas dan tujuannya.
Peserta didik juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya literasi digital, kemampuan berpikir kritis dalam menyaring informasi, serta keberanian untuk berkomunikasi dengan orang tua dan guru apabila menemukan konten atau aktivitas digital yang mengarah pada kekerasan, ujaran kebencian, intoleransi, maupun paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
Melalui sinergi antara sekolah, DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa, dan Densus 88 AT Polri, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, bebas kekerasan dan bullying, serta mampu membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, toleran, bertanggung jawab, dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.