DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN SUMBAWA

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK, KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN SUMBAWA

Kabupaten Sumbawa

DP2KBP3A KABUPATEN SUMBAWA BERIKAN EDUKASI PENCEGAHAN PORNOGRAFI DAN SEKS BEBAS PADA MPLS MAN 1 SUMBAWA

DP2KBP3A KABUPATEN SUMBAWA BERIKAN EDUKASI PENCEGAHAN PORNOGRAFI DAN SEKS BEBAS PADA MPLS MAN 1 SUMBAWA


Sumbawa, 16 Juli 2026 — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Sumbawa melalui Bidang Kesetaraan Gender dan Peningkatan Kualitas Keluarga menjadi narasumber pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di MAN 1 Sumbawa, Kamis (16/07), bertempat di Aula MAN 1 Sumbawa.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WITA ini diikuti oleh peserta didik baru MAN 1 Sumbawa dengan antusias. Edukasi diberikan sebagai upaya meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya pornografi dan seks bebas serta pentingnya membangun karakter, kemampuan mengendalikan diri, dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

Dalam penyampaian materi dijelaskan bahwa perkembangan teknologi digital memberikan banyak manfaat, namun juga menghadirkan berbagai tantangan bagi remaja. Oleh karena itu, peserta diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan internet dan media sosial, mampu menyaring informasi yang diterima, serta tidak mudah terpengaruh oleh konten yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan diri.

Materi juga menekankan bahwa pencegahan tidak hanya dilakukan dengan membatasi akses terhadap konten negatif, tetapi juga dengan memperkuat kontrol diri, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, serta memiliki tujuan hidup yang positif sebagai bekal meraih masa depan.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan disampaikan peserta, di antaranya mengenai cara membantu seseorang yang telah mengalami kecanduan pornografi, pentingnya pengendalian akses terhadap konten digital, dampak pornografi terhadap kehidupan remaja, nilai-nilai yang dapat dijadikan pedoman dalam menghadapi pergaulan, serta peran pemerintah dalam mendukung upaya pencegahan melalui edukasi dan literasi digital.

Sebagai penutup, peserta diajak untuk memahami bahwa tantangan di era digital bukanlah sesuatu yang dapat dihindari, melainkan harus dihadapi dengan pengetahuan, kemampuan berpikir kritis, serta pengendalian diri. Remaja diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab sehingga dapat menjaga diri serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif pornografi dan seks bebas serta mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif dalam kehidupan sehari-hari.
 (Bidang Kesetaraan Gender dan Peningkatan Kualitas Keluarga)